~~~~~~~~~~~Siaran Pers No. 127/PIH/KOMINFO/6/2009 tentang Konsultasi Publik Terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik Di Instansi Pemerintah Pusat Dan Daerah (E-Government)~~~~~~~~~~~Siaran Pers No. 126/PIH/KOMINFO/6/2009 tentang Aturan Hukum Untuk Mencegah Kecemasan, Trauma dan Ketakutan Dalam Berkomunikasi Secara Elektronik~~~~~~~~~~~Siaran Pers No. 125/PIH/KOMINFO/6/2009 tentang Pengumuman Undangan Pengambilan Surat Pemberitahuan Besaran Reserved Price dan Juga Perubahaan Jadwal Tender BWA~~~~~~~~~~~Siaran Pers No. 124/ PIH/KOMINFO/6/2009 tentang Apreasisi Departemen Kominfo Terhadap Penyelesaian Masalah Interkoneksi SLI Antara PT Indosat Dan PT Bakrie Telecom~~~~~~~~~~~Siaran Pers No. 123/PIH/KOMINFO/6/2009 tentang Permintaan Serius Departemen Kominfo Terhadap Perlindungan Konsumen Dalam Perdagangan Perangkat Telekomunikasi BlackBerry~~~~~~~~~~~LOMBA DESAIN PRANGKO NASIONAL 2008 TEMA "PEDULI LINGKUNGAN" DENGAN SUB TEMA "GLOBAL WARMING (PEMANASAN GLOBAL)~~~~~~~~~~~

Jumat, 31 Oktober 2008

FM PLL FREQUENCY SYNTHESIZER

Image Hosted by FileHive.com


Prinsip kerja PLL frequency Synthesizer ( penyusun frekuensi PLL ) adalah sbb:
Mula-mula VCO berosilasi pada frekuensi yang ditentukan oleh tegangan control Vc dan menghasilkan sinyal frekuensi Fv. Sinyal frekuensi ini selain diperkuat oleh buffer dan tingkat penguat selanjutnya, juga diambil untuk dihubungkan pada pembagi terprogram N. Berapa besar nilai N ditentukan oleh kombinasi tingkat tegangan pada kaki-kaki program dari IC Programmable divider.

Umumnya bilangan N diberikan dari saklar/dip switch atau Up-Down Counter di luar.

Keluaran pembagi adalah Fv/N, frekuensi ini diumpankan ke Phase detector. Di samping itu pada Phase detector juga terdapat masukan yang berasal dari Oscillator referensi Fr. Frekuensi referensi umumya sekitar 10 KHz.

Keluaran phase detector merupakan sinyal kesalahan ( error voltage ) yang berupa sederetan pulsa-pulsa tipis yang sebanding dengan perbedaan Fasa antara Fr dan Fv/N. Tegangan error ini kemudian diintegrasi dengan LPF ( Low Pass Filter ) dan menghasilkan tegangan DC yaitu Vc.

Bila pembagi N diubah, maka Fv/N juga berubah, beda fasa juga berubah , dan tegangan control Vc berubah, akibatnya VCO menghasilkan frekuensi baru yang berbeda dari frekuensi semula.

Bila harga N diubah-ubah maka akan dihasilkan beratus-ratus frekuensi yang stabil , yang kestabilannya setara dengan osilator kristal.

Catatan:
Penjelasan prinsip kerja PLL frequency synthesizer diatas sangat praktis dan sederhana , memang cocok dengan situasi komunitas kita: homebrewer. Mungkin kalau kita kaji teori PLL secara mendalam tentunya sangat “berat” bagi kita.
Kita harus belajar tentang analysis kestabilan system, analysis signal, teori filter, transformasi fourier, Mathlab…dll…pusiiiiiiing deh.

0 komentar:

Template by Engineer of Telecommunications